rss 48

  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30
Pascagempa Nagekeo, Kanwil Ditjenpas NTT Prioritaskan Keselamatan Warga Binaan dan Keamanan Lapas/Rutan

Pascagempa Nagekeo, Kanwil Ditjenpas NTT Prioritaskan Keselamatan Warga Binaan dan Keamanan Lapas/Rutan

Kupang — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur terus melakukan pemantauan dan langkah pengamanan terhadap kondisi lapas dan rutan di wilayah Flores pascagempa bumi yang terjadi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

Gempa tektonik dengan magnitudo 7,7 berdasarkan pemutakhiran BMKG terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Gempa tersebut juga menimbulkan potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir Flores. Kondisi tadi mendorong jajaran pemasyarakatan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengutamakan keselamatan Warga Binaan dan petugas sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terkendali.

Berdasarkan pemantauan awal, seluruh petugas dan Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Ruteng, Rutan Kelas IIB Maumere, Rutan Kelas IIB Bajawa, dan Lapas Kelas IIB Ende berada dalam kondisi aman. Sebagai langkah antisipasi gempa susulan, Warga Binaan di satuan kerja terdampak telah diamankan dan diarahkan menuju titik kumpul yang dinilai aman.

Kepala Kanwil Ditjenpas Nusa Tenggara Timur, Decky Nurmansyah, juga telah melakukan koordinasi langsung dengan para Kepala Satuan Kerja terdampak. Pemeriksaan berkala dilakukan terhadap struktur bangunan, tembok keliling, atap, sumber air, kelistrikan, kesiapan tenaga medis dan obat-obatan, tenda darurat, dapur serta pasokan makanan, hingga sarana dan prasarana keamanan.

Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, dan TNI untuk mendukung langkah pengamanan maupun evakuasi apabila situasi berkembang. Khusus Rutan Kelas IIB Ruteng, jajaran pemasyarakatan telah melakukan identifikasi kemungkinan pemindahan Warga Binaan apabila kondisi blok hunian tidak memungkinkan untuk ditempati. Namun, rencana tersebut masih mempertimbangkan kondisi jalur transportasi yang terdampak longsor serta keterbatasan personel aparat yang juga tengah melakukan evakuasi di wilayah terdampak lainnya.

“Kami meminta seluruh jajaran tetap tenang namun waspada. Setiap perubahan kondisi, sekecil apa pun yang berpotensi memengaruhi keselamatan Warga Binaan maupun petugas, harus segera dilaporkan dan ditindaklanjuti,” imbau Kakanwil Decky.

Kemenimipas memastikan pemantauan terhadap kondisi Lapas dan Rutan terdampak akan terus dilakukan. Pemeriksaan struktur bangunan juga akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengetahui tingkat dan ambang kerusakan bangunan secara lebih lanjut. Perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala sebagai dasar pengambilan langkah lanjutan untuk menjamin keselamatan Warga Binaan dan petugas serta menjaga keamanan dan ketertiban satuan kerja.

[jux_easy_instagram_feed id=1]
kemenimipas logo
 
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
Alamat   JL. Rasuna Said Kav X6 No. 8 Kuningan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta - 12940
     
     
          

 

facebook kemenimipas   twitter kemenimipas   instagram kemenimipas   linked in kemenimipas   Youtube kemenimipas   rss kemenimipas
  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30