Luwuk - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus memperkuat program pembinaan kemandirian Warga Binaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen bersama, penebaran benih ikan, dan pameran hasil karya Warga Binaan, Senin (17/8). Melalui kegiatan produktif, warga binaan dibekali dengan keahlian yang bermanfaat serta dapat diterapkan pascabebas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan panen bersama sebagai bentuk apresiasi terhadap program ketahanan pangan yang dikembangkan di Lapas Luwuk. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperlihatkan hasil kerja dan keterampilan Warga Binaan dalam mengelola sektor pertanian secara produktif.
Bupati Banggai, Amirudin, turut berkesempatan hadir dan melakukan penebaran sebanyak 2.000 ekor benih ikan sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan di bidang perikanan. Benih ikan tersebut merupakan bantuan dari Dinas Perikanan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan budidaya perikanan di Lapas Luwuk sekaligus menjadi sarana pembelajaran dan pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan di bidang perikanan.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Amirudin juga meninjau pameran produk hasil kegiatan kerja Warga Binaan. Berbagai produk unggulan ditampilkan, di antaranya hasil Tata Boga, produk Perikanan berupa lele marinasi, Meubel seperti Kursi Tamu dan Meja Makan. Bunga Souvenir, Tas dan Peci, serta Produk Hasil Pengelasan seperti Bakaran Ikan dan Tong Sampah.
Kepala Lapas (Kalapas) Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai terhadap program pembinaan di Lapas Luwuk.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bupati Banggai beserta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai, khususnya Dinas Perikanan, atas dukungan yang diberikan kepada Lapas Luwuk. Bantuan 2.000 ekor benih ikan ini sangat berarti dalam pengembangan program ketahanan pangan sekaligus pembinaan keterampilan Warga Binaan,” ujar Kalapas Muhammad Bahrun.
Sementara itu, Bupati Amirudin, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kreativitas dan kesungguhan jajaran Lapas Luwuk beserta Warga Binaan dalam menjalankan program pembinaan kemandirian.
"Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai sangat mendukung dan mengapresiasi langkah Lapas Luwuk dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi. Hasil karya yang kita lihat hari ini, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga kerajinan tangan dan meubelair, membuktikan bahwa di dalam Lapas pun potensi luar biasa dapat terus digali dan dikembangkan," ujar Bupati Amirudin.
Keberadaan Bupati Banggai di tengah kegiatan tersebut mendapat respons positif dari Warga Binaan. Salah seorang Warga Binaan berinisil OA mengungkapkan rasa senang dan terharu karena mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah.
“Kami sangat senang dan merasa diperhatikan dengan adanya kunjungan Bapak Bupati Banggai. Bagi kami, perhatian seperti ini menjadi motivasi untuk terus mengikuti pembinaan dan menghasilkan karya yang lebih baik. Kami berharap dukungan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.
Kegiatan panen bersama, penebaran benih ikan, dan pameran produk tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Lapas Luwuk dan Pemkab Banggai dalam mendukung pembinaan Warga Binaan. Melalui program ketahanan pangan dan kegiatan kerja, Lapas Luwuk berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial. Kegiatan tersebut juga merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terutama dalam program Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).
