Gorontalo – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan positif bagi Anak Binaan. Kepala LPKA Gorontalo secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Kemandirian berupa Pelatihan Keterampilan Kerajinan Tangan yang diikuti oleh 17 Anak Binaan, Rabu (24/9).
Dalam sambutannya, Kepala LPKA Gorontalo menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian untuk membekali Anak Binaan dengan keterampilan praktis yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat. “Kegiatan ini bukan sekadar melatih keterampilan, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas Anak Binaan,” ujarnya.
Pelatihan keterampilan ini akan dilaksanakan selama delapan hari, mulai Rabu (24/9) hingga Jumat (3/10). Anak Binaan akan mendapatkan pembinaan langsung oleh instruktur dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Karawo Li Inong, serta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Farabi. Materi pelatihan kerajinan tangan pun beragam, antara lain, pembuatan bunga akrilik, tas kain, sulam karawo pada selendang, dan sulam karawo pada sapu tangan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan bekal keterampilan praktis, mengembangkan kreativitas, menanamkan sikap mandiri dan disiplin, serta meningkatkan rasa percaya diri Anak Binaan dengan kegiatan yang produktif. Lebih dari itu, pelatihan ini diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial sehingga Anak Binaan siap beradaptasi kembali di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Gorontalo ini turut dihadiri oleh Pejabat Struktural, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU), serta para tamu undangan. Hadir pula pimpinan LKP Farabi, Nining Mantali, yang sekaligus memberikan sambutan, dan Ketua UKM Karawo Li Inong, Veronita Suma, selaku mitra instruktur dalam pelatihan ini.
Dengan adanya program pembinaan kemandirian ini, LPKA Gorontalo berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga mentalitas positif untuk menatap masa depan yang lebih baik.