Demak – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Demak melaksanakan skrining penyakit Tuberkulosis (TBC) bagi 250 warga binaan melalui metode Active Case Finding (AFC), Selasa (9/9). Kegiatan ini mendapatkan pendampingan langsung dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Tengah melalui kehadiran Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal; Dedy Cahyadi.
“Penemuan dini TBC menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan Warga Binaan sekaligus mencegah penularan di lingkungan Rutan. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemasyarakatan dalam mendukung program kesehatan nasional,” ujar Dedy.
Dedy Cahyadi menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian negara terhadap hak dasar para penghuni rutan. Pelaksanaan ACF ini pun memperoleh dukungan penuh oleh Global Fund serta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Puskesmas setempat, dan Tirta Medical Centre sebagai vendor penyedia layanan X Ray
“Setiap orang berhak mendapatkan layanan kesehatan yang layak, termasuk mereka yang sedang menjalani pidana,” tegasnya.
Di tengah barisan, beberapa Warga Binaan tampak lega usai menjalani pemeriksaan. “Saya senang bisa ikut diperiksa. Setidaknya kami tahu kondisi kesehatan kami, apalagi di sini hidup berdekatan dengan banyak orang,” kata Anton, salah seorang Warga Binaan.
Selain pendampingan ACF, Dedy juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah aspek pelayanan di Rutan Demak, meliputi kebersihan blok hunian, pengamanan area brandgang, serta pengamanan di blok wanita. Ia pun melakukan pengecekan alur penyelenggaraan makanan; mulai dari penerimaan bahan makanan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi kepada Warga Binaan.
Tidak hanya fokus pada kesehatan, Dedy turut memberikan penguatan kepada jajaran petugas Rutan terkait pentingnya kepatuhan internal serta penegakan kode etik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Integritas petugas adalah kunci utama. Dengan pegawai yang berdisiplin dan berpegang teguh pada kode etik, maka seluruh layanan di Rutan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kepala Rutan Demak, Heri Mujiono, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ACF ini dan menyampaikan terima kasih atas pendampingan dari Kanwil Ditjenpas Jateng. “Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik, termasuk dalam hal kesehatan Warga Binaan. Dukungan dari Dinas Kesehatan dan mitra lainnya tentu menjadi kekuatan bagi kami dalam menjaga lingkungan Rutan tetap sehat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Jateng menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat komitmen petugas pemasyarakatan demi terwujudnya Rutan yang bersih, sehat, dan berintegritas. Kegiatan ini juga selaras dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu cek kesehatan gratis yang menunjukkan semangat preventif (mencegah) dibandingkan mengobati (kuratif).
