Gorontalo — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Gorontalo melaksanakan kegiatan pendampingan skrining kesehatan, Selasa (14/10). Kegiatan yang berpusat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Gorontalo ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TBC) di lingkungan Lapas.
Sebanyak 78 warga binaan perempuan menjalani pemeriksaan secara terstruktur dan menyeluruh. Pemeriksaan tersebut meliputi penelusuran riwayat kesehatan, pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan dokter, hingga pemeriksaan radiologi berupa rontgen dada. Pemeriksaan juga mencakup skrining gejala, tes cepat molekuler (TCM), HIV, tes tuberkulin (TST), dan inisiasi Terapi Pencegahan TBC (TPT).
Dalam pelaksanaan kegiatan, Kanwil Ditjenpas Gorontalo turut menggandeng Puskesmas Limboto, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, serta vendor layanan X-ray dari PT. CITO Gorontalo. Hal ini merupakan bentuk sinergi yang dibangun guna menghadirkan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan.

Kepala Kanwil (Kakanwil) Ditjenpas Gorontalo, Bambang Haryanto, mengungkapkan bahwa skrining kesehatan ini merupakan kegiatan yang esensial. Ia menyatakan bahwa kanwil Ditjenpas Gorontalo berkomitmen penuh menyediakan akses kesehatan bagi warga binaan.
“Kegiatan skrining TBC ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam memberikan layanan kesehatan yang setara bagi seluruh warga binaan, termasuk para perempuan di Lapas. Lingkungan pemasyarakatan merupakan area yang rentan terhadap penyebaran penyakit menular seperti TBC, sehingga upaya deteksi dini dan pencegahan sangat penting dilakukan secara berkala dan berkelanjutan,” ujar Kakanwil Bambang Haryanto.
Dari hasil skrining, satu warga binaan terdeteksi memiliki gejala yang mengarah pada TBC. Petugas kesehatan segera mengambil sampel dahak dan mengujinya dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk memastikan diagnosis secara tepat. Secara keseluruhan, proses skrining berlangsung dengan tertib dan kondusif.
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi dan kolabolrasi yang solid antara Kementerian Kesehatan dan Ditjenpas guna mengintegrasikan layanan kesehatan ke dalam sistem pemasyarakatan. Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, Kanwil Ditjenpas Gorontalo terus berkomitmen memperkuat deteksi dini TBC agar tim medis bisa melakukan penangan lebih cepat serta mencegah potensi penyebaran penyakit di dalam Lapas.
