Kendal – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Kendal kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan praktis. Melalui program pembinaan kemandirian, program bertajuk pelatihan tata boga dengan kegiatan utama pembuatan bakso ini berlangsung di Bengkel Kegiatan Kerja Lapas, sabtu (27/09). Kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias.
Pelatihan diselenggarakan dengan menggandeng Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) IMMA Cepiring. Instruktur dan Ketua LKP IMMA yang turut hadir memberikan arahan secara langsung mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga teknik membentuk bakso yang baik. Kehadiran instruktur profesional memastikan warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori, namun juga keterampilan praktik yang sesuai dengan standar kuliner.

Kepala subseksi (Kasubsi) Bimbingan Kerja Lapas Kendal, Mustofiah, menegaskan bahwa pelatihan tata boga merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung program pembinaan kemandirian.
“Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan nyata yang bisa digunakan setelah mereka kembali ke masyarakat. Produk bakso ini dipilih karena digemari masyarakat dan memiliki peluang usaha yang sangat baik,” ujar Kasubsi Mustofiah.
Ketua LKP IMMA Cepiring, Masudah, menambahkan bahwa keberhasilan warga binaan dalam menghasilkan bakso dengan rasa enak dan kualitas baik menunjukkan potensi besar yang mereka miliki.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan pembinaan dan pendampingan yang tepat, warga binaan mampu menghasilkan produk kuliner yang tidak kalah dengan produk di luar. Kami berharap keterampilan ini bisa menjadi bekal ekonomi dan meningkatkan rasa percaya diri mereka,” tutur Ketua LKP IMMA Cepiring.
Melalui pelatihan ini, warga binaan berhasil membuat bakso dengan tekstur dan rasa yang memuaskan serta layak di konsumsi. Selain itu, warga binaan juga mendapatkan pengalaman langsung berkaitan dengan higiene, takaran bahan, serta Teknik perebusan yang benar.
Melalui pembinaan kemandirian, Lapas Kelas IIA Kendal terus berkomitmen dalam memberikan keterampilan praktis, serta menumbuhkan sikap disiplin. Tidak hanya itu, Lapas Kendal juga berkomitmen dalam menanamkan kerja sama serta tanggung jawab dalam diri warga binaan. Melalui kegiatan pelatihan tata boga pembuatan bakso, diharapkan dapat berkembang lebih lanjut sebagai modal usaha produktif warga binaan pada saat kembali di tengah masyarakat.