rss 48

  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30
Rutan Surakarta Hadirkan Ruang Kolaborasi Seni dan Pemasyarakatan

Rutan Surakarta Hadirkan Ruang Kolaborasi Seni dan Pemasyarakatan

Surakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta menyelenggarakan malam pagelaran seni kontemporer bertajuk “Suasana Malam Merdeka Rutan Surakarta: Akulturasi Jiwa, Rasa, dan Karsa” di Aula Laras Jiwo, Kamis (13/08). Pertunjukan seni tersebut menjadi momentum yang menunjukkan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang pembinaan di balik tembok, tetapi juga tentang membuka ruang tumbuh, berkarya, dan membangun kembali kepercayaan diri warga binaan.

Mengusung semangat kemerdekaan dan keberagaman ekspresi seni, pagelaran tersebut merupakan hasil kolaborasi sekaligus implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Rutan Surakarta dengan diNadi, ISI Surakarta, PT Indaco Warna Dunia, Hotways, serta sejumlah mitra kerja pembinaan lainnya. Di atas panggung, petugas dan warga binaan tampil bersama dalam satu kesatuan pertunjukan yang memadukan seni kontemporer, budaya, kreativitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Direktur Direktur Teknologi, Informasi, dan Kerja Sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Kadiyono, memberikan apresiasi atas terselenggaranya pagelaran seni tersebut serta mendukung pendekatan berbasis budaya sebagai bagian dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan bahwa warga binaan tetap memiliki ruang untuk berkembang dan menunjukkan potensi apabila diberikan kesempatan yang tepat. Kehadiran jajaran Unit Utama dan Forkopimda turut memperkuat pesan bahwa proses reintegrasi sosial membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor.

Sebelumnya, Kepala Rutan (Karutan) Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, menegaskan bahwa Akulturasi Jiwa, Rasa, dan Karsa bukan sekadar tema pertunjukan, melainkan gambaran dari semangat pembinaan yang ingin dibangun di Rutan Surakarta.

“Kami ingin menunjukkan bahwa setiap warga binaan memiliki jiwa, rasa, dan karsa yang dapat diarahkan menjadi energi positif. Ketika mereka diberikan ruang untuk berkarya, didampingi, dan dipercaya, maka seni dapat menjadi jembatan untuk membangun kembali karakter, kepercayaan diri, serta kesiapan mereka kembali ke tengah masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan seluruh mitra pembinaan menjadi bagian penting agar proses pemasyarakatan benar-benar menghadirkan manfaat dan perubahan,” ungkap Karutan Bhanad.

Pagelaran malam Rutan Surakarta menjadi refleksi bahwa kemerdekaan dalam perspektif pemasyarakatan memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk berubah, berkarya, dan kembali mengambil peran secara positif di tengah masyarakat. Ruang kolaborasi dalam ekosistem pembinaan turut mendorong seni tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga medium ekspresi sekaligus stimulan perubahan perilaku. Melalui kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Rutan Surakarta terus berkomitmen mewujudkan proses Pemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dan masyarakat.

[jux_easy_instagram_feed id=1]
kemenimipas logo
 
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
Alamat   JL. Rasuna Said Kav X6 No. 8 Kuningan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta - 12940
     
     
          

 

facebook kemenimipas   twitter kemenimipas   instagram kemenimipas   linked in kemenimipas   Youtube kemenimipas   rss kemenimipas
  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30