rss 48

  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30
Rutan Pelaihari Gandeng Dinsos Tanah Laut Hadirkan Pelatihan Cukur Rambut untuk Warga Binaan

Rutan Pelaihari Gandeng Dinsos Tanah Laut Hadirkan Pelatihan Cukur Rambut untuk Warga Binaan

Pelaihari – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berdaya di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut (Tala) guna menyelenggarakan Pelatihan Cukur Rambut bagi 30 warga binaan, Rabu (1/7).

Program pelatihan tersebut menjadi langkah nyata dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan melalui pemberian keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup setelah bebas. Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat proses reintegrasi sosial sekaligus membuka peluang usaha mandiri bagi para peserta.

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Sosial yang telah memberikan perhatian nyata kepada warga binaan dengan menghadirkan pelatihan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut atas kesempatan yang diberikan kepada warga binaan Rutan Pelaihari untuk mengikuti pelatihan cukur rambut ini. Keterampilan seperti ini sangat penting karena dapat menjadi bekal membuka peluang usaha ketika mereka kembali ke masyarakat. Peserta yang mengikuti pelatihan juga telah kami seleksi, yaitu warga binaan yang masa pidananya sudah mendekati selesai, sehingga ilmu yang diperoleh dapat segera mereka kembangkan dan menjadi awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas," ujar Eri.

WhatsApp_Image_2026-07-06_at_11.15.42.jpeg

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanah Laut, Achmad Taufik, menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan investasi keterampilan yang diharapkan mampu memberikan harapan baru bagi warga binaan dalam membangun masa depan yang lebih mandiri.

"Kami ingin memastikan setiap peserta memiliki bekal yang benar-benar bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat. Keterampilan mencukur rambut bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga peluang untuk membangun usaha secara mandiri, memperoleh penghasilan yang layak, serta menatap masa depan dengan lebih optimis dan produktif," ucap Achmad Taufik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, Eko Trianto, menjelaskan bahwa calon eks warga binaan merupakan bagian dari Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang harus mendapatkan pendampingan agar mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya secara optimal.

Menurutnya, pendekatan pelayanan sosial kini tidak lagi berfokus pada pemberian bantuan yang bersifat sementara, melainkan diarahkan pada penguatan kapasitas individu agar mampu mandiri secara ekonomi.

"Kami ingin mengubah pendekatan pelayanan sosial dari sekadar memberi bantuan menjadi menciptakan kemandirian. Tantangan berupa terbatasnya lapangan pekerjaan dan stigma yang masih melekat kepada calon eks warga binaan harus dijawab dengan keterampilan yang bernilai ekonomi. Ketika mereka memiliki kemampuan dan keberanian untuk berwirausaha, peluang untuk bangkit dan diterima kembali di masyarakat akan semakin besar," jelas Eko.

Pelatihan cukur rambut ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Rutan Kelas IIB Pelaihari dan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta akan mendapatkan materi teori dan praktik secara langsung dari Komunitas Pelaihari Barber Batuah sehingga mampu menguasai teknik dasar hingga pelayanan cukur rambut yang siap diterapkan sebagai peluang usaha.

Melalui program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, Rutan Pelaihari terus menegaskan bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan kepribadian, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Harapannya, ketika kembali ke masyarakat, mereka tidak hanya membawa semangat baru, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mandiri, berkarya, serta berkontribusi secara positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

[jux_easy_instagram_feed id=1]
kemenimipas logo
 
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
Alamat   JL. Rasuna Said Kav X6 No. 8 Kuningan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta - 12940
     
     
          

 

facebook kemenimipas   twitter kemenimipas   instagram kemenimipas   linked in kemenimipas   Youtube kemenimipas   rss kemenimipas
  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30