Kuala Simpang – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh mendistribusikan sekitar tiga ton bantuan logistik kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang terdampak parah oleh bencana banjir di wilayah Aceh. Meski harus menempuh jalur ekstrem yang terputus, tim tetap berupaya mendistribusikan bantuan yang terdiri dari kebutuhan pokok, sandang, serta berbagai keperluan mendesak lainnya bagi pegawai dan warga binaan, Sabtu (13/12).
Pendistribusian bantuan vital ini diserahkan Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa pada tahap pertama dan Lapas Kelas IIB Kuala Simpang pada tahap kedua. Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut.
“Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan kebersamaan insan pemasyarakatan. Kami ingin memastikan bahwa UPT yang terdampak banjir tetap mendapatkan dukungan, baik secara moril maupun materil, meskipun harus melalui medan yang sulit,” ujar Yan Rusmanto.

Adapun bantuan kemanusiaan ini bukan hanya berasal dari Kanwil Ditjenpas Aceh, tetapi juga merupakan wujud kepedulian bersama dari sejumlah UPT Pemasyarakatan baik di dalam maupun luar Aceh, serta dukungan signifikan dari Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Aceh.
Proses penyaluran bantuan ini dipenuhi tantangan yang menguji semangat tim. Mereka harus menempuh kombinasi perjalanan darat, dilanjutkan dengan menggunakan perahu karena akses jalan yang terputus total akibat genangan banjir, sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan darat menuju Langsa dan Kuala Simpang. Kondisi medan yang sulit ini tidak sedikit pun menyurutkan tekad tim untuk memastikan setiap bantuan logistik sampai ke tangan pihak yang membutuhkan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menekankan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan nyata dari rasa kepedulian dan tanggung jawab kolektif dalam situasi darurat. Aksi cepat tanggap ini pun sangat bermanfaat untuk meringankan beban ekonomi dan psikologis para pegawai serta warga binaan di UPT yang terdampak.
“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak dan menjadi penyemangat untuk segera bangkit pascabencana,” ujar Yan Rusmanto.
Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh berharap bantuan tersebut dapat menjamin ketersediaan kebutuhan dasar di tengah kondisi darurat pascabencana, sekaligus menegaskan bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Ia menegaskan sinergi antara Kanwil, UPT Pemasyarakatan, dan PIPAS Aceh menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan kegiatan kemanusiaan ini. Melalui penyaluran bantuan ini, Kanwil Ditjenpas Aceh menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan bergerak cepat dalam memberikan dukungan kemanusiaan, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang menghadapi dampak bencana alam. (dn/mri)
