Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Putih Nusakambangan wujudkan keberhasilan program deradikalisasi. Kesuksesan tersebut tercermin pada Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republi Indonesia (NKRI) oleh delapan Narapidana Terorisme (Napiter). Prosesi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Rabu (1/10).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cilacap yang mencakup aparat penegak hukum serta sejumlah instansi terkait. Keterlibatan berbagai pihak menegaskan kolaborasi antar lembaga dalam mendukung program pencegahan terorisme. Selain itu, hal ini juga menjadi simbol upaya negara dalam merangkul Napiter agar menjadi insan yang lebih baik lagi.
Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah memberikan apresiasi terhadap Lapas Pasir Putih Nusakambangan yang berhasil menyelenggarakan prosesi Ikrar Setia kepada NKRI. Kepala Kanwil (Kakanwil) Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, menyatakan bahwa ikrar ini merupakan tonggak penting dalam proses pembinaan dan deradikalisasi narapidana terorisme.
“Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi sangat bersejarah, karena delapan narapidana terorisme dengan penuh kesadaran menyatakan ikrar setia kepada NKRI. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa pembinaan, deradikalisasi, dan kerja sama sinergis antara pemasyarakatan dan stakeholder berjalan efektif,” tegas Kakanwil Mardi.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Pasir Putih, Andi Yudho Sutijono, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan program pembinaan yang berbasis deradikalisasi. Program tersebut menyisir penganut paham radikal yang berpotensi menjadi ancaman terhadap keamanan dan stabilitas negara. Hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden terutama pada program Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat pemahaman ideologi Pancasila, dan mengawal narapidana terorisme agar siap kembali ke masyarakat dengan semangat kebangsaan. Ini merupakan langkah bersama untuk menciptakan Indonesia yang damai, rukun, dan toleran,” ujar Kalapas Andi.
Prosesi ikrar setia terhadap NKRI ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga memberikan pengaruh positif bagi narapidana lain untuk menempuh jalan yang sama. Lapas Pasir Putih Nusakambangan dan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah terus berkomitmen untuk membangun sinergi antar berbagai pihak termasuk aparat penegak hukum dan stakeholder terkait guna mendukung revitalisasi Pemasyarakatan, program deradikalisasi, serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia.