Pangkalpinang — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pangkalpinang menyelenggarakan pelatihan bengkel sastra penulisan puisi, Jumat (20/8). Program tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja sama dengan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Melalui pelatihan penulisan puisi, program tersebut dirancang untuk mengasah bakat, menyalurkan ekspresi emosional secara positif, serta meningkatkan kemampuan berbahasa dan bersastra anak binaan.
Kepala LPKA (Ka.LPKA) Pangkalpinang, Mustafa Kamaluddin Simamora, menyerahkan piagam penghargaan bengkel sastra pelatihan penulisan puisi kepada anak binaan. Dalam sambutanya, Kepala LPKA Pangkalpinang menegaskan bahwa penyerahan piagam penghargaan bukan sekadar formalitas, melainkan wujud pengakuan atas semangat belajar anak binaan untuk terus mengasah potensi diri.
"Piagam ini merupakan apresiasi sekaligus bukti atas keikutsertaan dan dedikasi anak binaan dalam program pelatihan literasi. Kami berharap keterampilan yang telah didapat melalui kerja sama dengan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dapat menjadi bekal berharga, memacu semangat mereka untuk terus berkarya, serta menambah rasa percaya diri dalam menatap masa depan," ujar Ka. LPKA Mustafa.
Melalui kegiatan pembinaan berbasis sastra ini, LPKA Pangkalpinang terus berkomitmen memberikan ruang tumbuh yang humanis dan edukatif bagi anak binaan. Dengan demikian, mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih kreatif, percaya diri, dan berkarakter positif, tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Didik Setiawan, menuturkan bahwa melalui bengkel sastra diharapkan anak binaan mempunyai keterampilan yang baik, khususnya pada bidang literasi, yang nantinya dapat menjadi bekal setelah menjalani program pembinaan di LPKA Pangkalpinang.
“Alhamdulillah, hari ini sudah diberikan piagam penghargaan kepada 35 orang anak binaan yang sudah mengikuti bengkel sastra pelatihan penulisan puisi,” ungkap Kasi Pembinaan Didik.
Salah satu anak binaan dengan berinisial CN mengucapkan terima kasih banyak kepada LPKA Pangkalpinang dan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah memfasilitasi kegiatan bengkel sastra penulisan puisi ini.
“Dulu saya tidak pernah menyangka bisa menulis puisi, tapi lewat pelatihan bengkel sastra ini saya menemukan bakat baru. Piagam ini akan saya jaga baik-baik sebagai pengingat bahwa kami di sini juga bisa berprestasi dan membanggakan,” ungkapnya.
Melalui pelatihan bengkel sastra penulisan puisi, LPKA Pangkalpinang terus berkomitmen dalam membangun atmosfer pembinaan yang mampu membangkitkan potensi anak binaan. Melalui upaya komprehensif dan edukatif, anak binaan memiliki wadah untuk mengasah bakat dan meningkatkan kemampuan yang bermanfaat sebagai bekal untuk membangun masa depan.
