Cilacap - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus berkomitmen untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Keseriusan Kemenimipas meningkatkan pelayanan kesehatan tampak dari perbaikan tata kelola rumah sakit di lingkungan pemasyarakatan.

Pada momentum kegiatan "Kick Off Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis bagi Warga Binaan", Menteri Kesehatan, Budi Gunadi, memuji perubahan baik rumah sakit yang dikelola oleh Kemenimipas di depan Menteri Imipas, Agus Andrianto, Senin (29/6). Sebelum menghadiri kegiatan pembukaan cek kesehatan gratis, Menteri Budi menyempatkan hadir di Rumah Sakit Umum Pemasyarakatan (RSUP) di Pulau Nusakambangan.
Menteri Budi terkesima dengan fasilitas dan kebersihan dari RSUP di Nusakambangan.
"Jadi tadi saya sampaikan ke Pak Menteri ini, saya terkejut. Kenapa? Karena bersih, terang, dan terawat sekali," ujar Menteri Budi.
Menteri Budi pun mengungkapkan kekaguman pengelolaan rumah sakit pemasyarakatan yang bisa menandingi RSUD yang dikelola oleh pemerintah daerah.
"Jadi saya agak kagum juga melihatnya. Pak Kadinkes, kita 'kan sering jalan ke rumah sakit, RSUD-RSUD. Saya bilang ke Pak Menteri, ini kalau dibandingin RSUD-RSUD di daerah juga bersihan di sini, kata saya," lanjut Menteri Budi.
Tak hanya memberikan pujian, Menteri Budi juga menyerahkan bantuan beberapa alat kesehatan kepada RSUP untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Alat kesehatan seperti alat monitor pasien, alat perekam jantung, peralatan infus, pompa elektronik, dan peralatan medis lainnya diserahkan dan disaksikan oleh Menteri Agus secara langsung.

Menteri Agus pun menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Kemenkes untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan sekaligus mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Bantuan peralatan medis yang diberikan ini akan sangat berarti bagi kami di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya jajaran Direktorat Jenderal Pemasarakatan. Di mana saat ini kami sedang berupaya untuk meningkatkan kapasitas layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis yang kita miliki untuk mendukung program pemerintah dan memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar," ungkap Menteri Agus.
Fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam memberikan akses pelayanan kesehatan bagi warga binaan sekaligus mendukung program hasil terbaik cepat pemerintah. Oleh karena itu, Menteri Agus mengingatkan jajarannya untuk mendukung penuh kegiatan cek kesehatan gratis yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo.
"Sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, warga binaan pemasyarakatan memiliki hak dasar yang mutlak untuk mendapatkan kesehatan yang layak," tegas Menteri Agus.
