rss 48

  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30
Panen Pokcoy Rutan Banyumas, Langkah Nyata Menuju Kemandirian Pangan

Panen Pokcoy Rutan Banyumas, Langkah Nyata Menuju Kemandirian Pangan

Banyumas – Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas tidak hanya berkontribusi dalam pemenuhan pangan sehat, tetapi juga ikut serta dalam proses produktif yang berkelanjutan. Pembinaan yang produktif menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pidana. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Rutan (Karutan) Banyumas, Anggi Febiakto, saat menggelar kegiatan panen sayur pokcoy, Rabu (3/9).

Sayuran pokcoy tersebut merupakan hasil budidaya di area lahan pembinaan kemandirian. Kegiatan panen ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan berbasis keterampilan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pelibatan Warga Binaan, Rutan Banyumas menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan bermanfaat.

Karutan Anggi Febiakto menegaskan bahwa kegiatan pertanian di dalam Rutan memiliki makna strategis dalam mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata implementasi rehabilitasi dan reintegrasi sosial melalui pembinaan yang bermanfaat.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi 13 program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada program memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan. Program ini juga sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yaitu bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Karutan Banyumas.

Rutan Banyumas 2

Panen hasil pertanian ini berpusat di area branggang Rutan Banyumas yang sebelumnya dimanfaatkan untuk penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura. Warga Binaan secara aktif terlibat mulai dari proses pengolahan lahan, penyemaian benih, perawatan, hingga akhirnya pemanenan. Hal ini tidak hanya memberikan pengalaman bercocok tanam, tetapi juga memupuk nilai kerja keras, tanggung jawab, serta keterampilan produktif. Salah satu Warga Binaan berinisial S yang terlibat dalam pengelolaan lahan, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan tersebut.

“Saya merasa senang bisa ikut menanam dan akhirnya memanen hasil kerja kami sendiri. Dari kegiatan ini saya belajar banyak hal, terutama tentang tanggung jawab dan kerja sama. Harapannya, ilmu ini bisa saya gunakan setelah bebas nanti untuk mencari nafkah yang halal,” ungkapnya penuh semangat.

Hasil panen pokcoy di Rutan Banyumas ini nantinya akan dimanfaatkan untuk dua tujuan utama. Pertama, konsumsi internal guna memenuhi kebutuhan dapur Rutan sehingga mendukung ketersediaan sayuran segar dan sehat bagi Warga Binaan. Kedua, pengembangan kemandirian ekonomi, karena sebagian hasil panen akan dipasarkan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan lokal.

Keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan ini terbukti menumbuhkan rasa percaya diri, kedisiplinan, serta keterampilan hidup yang menjadi bekal pada saat kembali ke masyarakat. Melalui kegiatan panen hasil pertanian, Rutan Banyumas berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program pembinaan yang tidak sekadar mengisi waktu luang, tetapi juga memberi manfaat nyata dan berkelanjutan.

 “Kami ingin setiap Warga Binaan memiliki kesempatan untuk berubah, belajar, dan bekerja. Dengan demikian, mereka bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif,” tutup Karutan Banyumas.

[jux_easy_instagram_feed id=1]
 
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN
REPUBLIK INDONESIA
Alamat   JL. Rasuna Said Kav X6 No. 8 Kuningan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta - 12940
     
     
          

 

facebook kemenimipas   twitter kemenimipas   instagram kemenimipas   linked in kemenimipas   Youtube kemenimipas   rss kemenimipas
  • Senin- Jumat 08:00 - 16:30