Semarang – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso, menghadiri kegiatan Pers Rilis dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Tengah, Jumat (11/07).
Kakanwil Ditjenpas Jateng, Mardi Santoso, yang turut serta dalam proses pemusnahan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antarlembaga dalam memerangi narkoba. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras BNNP Jateng dan seluruh instansi yang terlibat. Pemasyarakatan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana berkomitmen mendukung penuh upaya pemberantasan narkotika, baik melalui pembinaan di dalam lapas maupun penguatan pengawasan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mardi menegaskan pentingnya kolaborasi dan pencegahan sejak dini agar peredaran narkotika tidak merambah ke dalam lembaga pemasyarakatan. “Kami terus berupaya memperkuat deteksi dini dan melakukan razia secara berkala demi menjaga lapas tetap steril dari narkoba,” tambahnya.
Kehadiran Kakanwil Ditjenpas Jateng yang didampingi oleh Kepala Lapas Kelas I Semarang menunjukkan sinergi yang kuat antarinstansi penegak hukum dan pengawasan dalam pemberantasan narkotika. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BNNP Jateng, Agus Rohmat; Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY; Direktur Narkoba Polda Jateng; BPOM; serta awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Agus memaparkan keberhasilan pihaknya dalam mengungkap sembilan kasus narkotika sepanjang April hingga Juli 2025. Barang bukti yang berhasil disita langsung dimusnahkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.
“Kami terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai langkah strategis untuk menekan peredaran narkoba, khususnya di wilayah rawan seperti Jawa Tengah. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujar Kepala BNNP Jateng.
Kegiatan diakhiri dengan pemusnahan barang bukti secara simbolis oleh para pimpinan instansi yang hadir sebagai simbol komitmen bersama dalam perang terhadap narkotika.