Jakarta – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Desa/Kelurahan Binaan Imigrasi di Aula Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, pada Selasa (3/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi keimigrasian kepada masyarakat akar rumput, khususnya dalam upaya pencegahan terhadap pelanggaran hukum keimigrasian.
Sebanyak 60 peserta dari berbagai unsur hadir dalam kegiatan ini, meliputi perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, Karang Taruna, serta perwakilan PKK setempat. Dalam sambutannya, Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba, menyampaikan pentingnya peran warga dalam memahami dan meneruskan informasi keimigrasian yang benar, agar tidak terjadi penyebaran informasi keliru maupun pelanggaran administratif oleh warga.
Sebagai narasumber utama; Kepala Seksi Informasi, Samuel Arisandi, memberikan pemaparan menyeluruh mengenai dasar penunjukan Kelurahan Cengkareng Timur sebagai wilayah binaan, termasuk upaya pencegahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural, serta pengenalan berbagai modus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang sering muncul di tengah masyarakat.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan aktual, mulai dari isu visa haji furoda, pembuatan paspor kolektif, hingga pelaporan keberadaan orang asing yang meresahkan warga. Beberapa Ketua RW menyatakan dukungan penuh kepada pihak Imigrasi untuk berkolaborasi dalam pengawasan lingkungan dan penegakan hukum, khususnya di wilayah padat seperti apartemen.

Menutup kegiatan; Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), Eko Yudis P. Rajagukguk pun menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat adalah kunci utama keberhasilan program ini.
“Program Desa Binaan Imigrasi tidak sekadar sosialisasi, tetapi sebuah bentuk nyata kolaborasi antara Imigrasi dan masyarakat. Dengan pemahaman yang tepat, kita bisa bersama-sama mencegah terjadinya pelanggaran hukum seperti PMI nonprosedural, TPPM, hingga TPPO. Warga memiliki peran penting sebagai mitra strategis kami di lapangan,” ujarnya.
Kegiatan ini pun dihadiri oleh Kabid TIKIM Imigrasi Soekarno-Hatta, Muhammad Imam Paski; Kasi Intelijen Imigrasi Soekarno-Hatta, Sigit Ari Wibowo; Lurah Cengkareng Timur, Boy Raya Purba; Sekretaris Kelurahan, Pujowati; Kasi Pemerintahan, Ibnu Zaki – Kasi Kesejahteraan Rakyat, Juartini; para ketua RW/RT; tokoh masyarakat; serta perwakilan organisasi lokal. (mri)