Baubau – Guna mengenalkan dan mendukung produk warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau turut ambil bagian dalam Festival Kuliner UMKM Kota Baubau yang digelar di Lapangan Kotamara, Rabu – Jumat (15 – 17/10). Kegiatan ini terselenggara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau ke-484 dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah Kota Baubau dan Lapas Baubau.
Kepala Lapas Baubau, Tubagus M. Chaidir, menyampaikan bahwa keterlibatan lapas dalam kegiatan ini bukan sekadar bentuk partisipasi seremonial, melainkan sebuah implementasi konkrit dari fungsi pemasyarakatan sebagai lembaga pembinaan dan pemberdayaan.
“Kami berupaya menunjukkan bahwa lapas bukan hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya berkualitas yang memiliki nilai jual dan manfaat ekonomi,” ujar Tubagus.

Lebih lanjut, Tubagus menegaskan bahwa seluruh kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Baubau diarahkan untuk mempersiapkan warga binaan dapat hidup mandiri, menghindarkan risiko pengulangan tindak pidana, dan berperan positif di tengah masyarakat setelah bebas nantinya.
“Melalui pembinaan yang kami lakukan, kami ingin menanamkan semangat kemandirian, tanggung jawab, dan optimisme kepada para warga binaan. Bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan, dan setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri serta berkontribusi positif bagi lingkungannya,” pungkas Tubagus.
Melalui stan pameran yang ditampilkan, Lapas Baubau menghadirkan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan, hingga produk-produk kreatif bernilai ekonomis tinggi. Keikutsertaan Lapas Baubau dalam kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan perhatian khusus dari pemimpin daerah.