Manado - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, melakukan kegiatan koordinasi dan peninjauan bersama Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, serta General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sam Ratulangi, terkait rencana pemasangan Auto Gate di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Kamis (22/5). Peninjauan ini pun dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan keimigrasian dan mendukung transformasi digital di sektor transportasi udara.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan keimigrasian, salah satunya melalui penerapan Auto Gate yang akan mempercepat proses pemeriksaan dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jasa," ujar Kakanwil Ditjen Imigrasi Sulut, Ramdhani.
Auto Gate adalah sistem pemeriksaan otomatis di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) yang dirancang untuk mempercepat dan mempermudah proses keluar-masuk penumpang di bandara, sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan publik berbasis teknologi. Dalam peninjauan langsung ke lokasi yang akan digunakan untuk pemasangan Auto Gate dan, seluruh pihak menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Wakil Gubernur Sulawesi Utara menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa pemasangan Auto Gate akan menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi di daerah.
"Kehadiran Auto Gate akan mempercepat arus masuk wisatawan, khususnya dari mancanegara, dan ini sejalan dengan visi kami menjadikan Sulawesi Utara sebagai gerbang pariwisata di Kawasan Timur Indonesia," ujar Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay
Pihak Angkasa Pura menyatakan kesiapan dari sisi infrastruktur, termasuk jalur penumpang dan dukungan teknis instalasi sistem Auto Gate. Dalam waktu dekat, tim teknis gabungan akan dibentuk untuk menyusun perencanaan lebih rinci dan menyiapkan tahapan implementasi. Rencananya, tahap awal pemasangan Auto Gate akan difokuskan pada jalur kedatangan internasional.
